KKG PAI KABUPATEN LAMONGAN

GPAI SD Kabupaten Lamongan

Latest Post


Yang terhormat,

DPD AGPAII se-Jawa Timur
Di Jawa Timur.
Assalamu'alaikum wr wb.
Alhamdulillah, Allah Swt masih melimpahkan karunia terbaiknya kpd kita semua. Sbgmn kita ketahui bhw Allah sdg menimpakan musibah gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Untuk itu, DPW AGPAII JATIM turut berbelasungkawa dg menghimbau agar DPD AGPAII SE-JATIM mengorganisir dan mengumpulkan donasi tuk korban gempa dan tsunami tsb. Donasi dapat dikumpulkan dari Pengurus DPD, anggota, FKG, KKG, MGMP,  sekolah-sekolah, peserta didik, dan masyarakat umum. Dana donasi mhn dikirim ke no rek CIMB 760607223800 a.n Muhammad Jemadi. Dana masuk dan penggunaannya akan dilaporkan dan diposting di grup ini dan grup lain untuk menjaga akuntabilitas dan kredibilitas organisasi. Semoga Donasi kita dijadikan Allah sbg Tolak Bala' dan musibah kpd kita. Aamiiin
Atas perhatian dan tindak lanjutnya kami sampaikan banyak terimakasih.
Wassalamu'alaikum wr wb.
TTD
GHOZALI - JEMADI


Bismillahirrohmanirrohiim......

Alhamdulillah tepat pada hari jum'at tanggal 27 Oktober 2017, TPP terhutang yang selama ini dinanti akhirnya bisa mendarat manis pada rekening GPAI Lamongan, sebuah hal yang sangat melegakan, karena harapan selama ini yang dinanti akhirnya cair juga. Dengan jumlah yang sangat fantastis +- 12 Miliar sebanyak 600an GPAI Lamongan dari yang aktif, sampai yang sudah purna atau meninggal dunia.

Perjuangan mulai dari KKG, AGPAII dan Kasi PAI dalam memperjuangkan hak para GPAI Lamongan harus benar benar kita hargai, sebuah perjuangan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sejak tahun 2015 awal perjuangan dan akhirnya tepat pada 2017 perjuangan itu mewujudkan sebuah kenyataan.
Semoga perjuangan itu dibalas oleh Allah sebagai satu amal perbuatan baik, dan teriring doa semoga TPP terhutang yang kita terima menjadikan rejeki yang Barokah bagi kita semua, Aamiin.

^^^^^*****^^^^^


Sebagai wujud rasa terimaksih beberapa GPAI, mengekspresikan diri dengan mengirimkan foto-foto yang mengungkapkan rasa bahagia dan terimakasih
















Seperti bisa diprediksi sebelumnya dan apa yang disampaikan oleh Bapak Ketua KKG PAI Kab. Lamongan dalam kesempatan sebuah forum rapat beberapa waktu yang lalu, dan serta turunnya juknis tentang pencairan TPP terhutang oleh kasubdit Pais kepada Kepala Kanwil Kemenag seluruh Indonesia. Ada sebuah penegasan yang memang TPP terhutang harus segera dicairkan, karena Bapak/Ibu GPAI sudah sangat menantikan, dan para ahli waris dari GPAI yang sudah meninggal dunia pasti sangat berharap, tetapi asa dan harapan pun masi belum benar benar yakin, masih ada keraguan atas berita yang masih simpang siur.
Tetapi Alhamdulillah, keraguan dan harapan terjawab pada hari ini, sebuah pesan singkat yang disampaikan Bapak Kasi PAI Kementrian Agama Kab. Lamongan  "Bpk KH. Masduqi Yasin" melalui pesan Whats App, pesan tersebut berbunyi :

Yth. Bpk/Ibu GPAI
Alhamdulillah ....mulai minggu yg lalu sampai saat ini tmn2 seksi PAI dibantu oleh operator dan bendahara kemenag trs lembur update data TPP terhutang dg jumlah  GPAI pns dan non pns sebanyak 655 orang, dg nominal sebesar  12. 402.000.000  ( dua belas milyard empat ratus dua ribu rupiah ). dg jumlah yg sangat besar itu dibutuhkan kecermatan dan validasi yg tepat dan akurat. oleh karena itu mhn doa x , mudah2 an terakhir bisa difinalkan hari kamis, dan tdk ada lg data yg dikembalikan. kita semua berharap, kamis terakhir sehingga hari jumat, Bpk/Ibu GPAI sdh bisa melihat dan menikmati TPP terhutang bersama keluarga. Salam utk takdzim utk semua. wassalamualaikum wr. wb.
nb : Mohon dilihat dulu saldo terakhir, shg ketika TPP cair tahu nominalx. sukron.

Begitulah pesan singkat beliau kepada kami, ada sebuah kebahagiaan yang benar benar saat ini bisa dirasakan oleh para GPAI Kabupaten Lamongan baik yang aktif maupun yang sudah pensiun, dan saya yakin para GPAI yang sudah mendahului kita, mereka tentu juga bahagia atas kabar ini, setidaknya ada sebuah nominal yang tentunya sangat berguna untuk orang orang yang mereka tinggalkan, semoga mereka disana tenang dan bahagia pada akhirnya nanti TPP terhutang benar benar cair.

Sebuah doa tentu masih benar benar kita panjatkan. semoga validasi berjalan dengan lancar dan TPP terhutang benar benar cair, selain doa tentunya terselip perjuangan oleh Para pengurus AGPAII dan KKG, semua daya dan upaya saya yakin benar benar sudah mereka laksanakan. semoga amal perbuatan mereka atas perjuangan teman teman GPAI dibalas oleh Allah dengan catatan amal yang baik, Aamiin Allohumma Aamin.

Semoga ke depan, tidak ada yang namanya TPP Terhutang, cukup rasa pedih dan angan angan semu itu hanya dirasakan pada tahun tahun sebelumnya. dan harapan kita semua, semoga kedepan GPAI Lamongan semakin Profesional dan semakin maju untuk berinovasi dalam pembelajaran yang berbasis IT.

Alhamdulillah.............
Sekali lagi, ini adalah salah satu nikmat Allah yang harus benar benar kita syukuri.


فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman [55] )


Pada tahun ini, Guru Pendidikan Agama dapat Islam (GPAI) SD, SMP, SMA/SMK dapat mengikuti jenjang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), program yang sebelumnya hanya di ikuti oleh Guru Kelas maupun Guru Mapel. 

Berikut langkah-langkah Guru Pendidikan Agama dalam melakukan Regristasi PKB :



Buka link berikuthttps://app.simpkb.id/akun/ptk

Langkah selanjutnya :

a. Masukkan Nama Peserta GTK dengan menuliskan nama untuk mengetahui Nomor Peserta.
b. Pilih Provinsi.
c. Pilih kota.
d. Tekan Cari GTK


Lalu arahkan kursor pada Nomor Peserta, 
Agar dapat melakukan Regristasi dengan menggunakan Akun Nomor Peserta GTK tersebut.


Setelah melakukan pencarian, dan nomor UKG dapat diketahui, maka kembali ke halaman Registrasi Akun Link : https://app.simpkb.id/akun/registrasi

langkah selanjutnya :

a. Masukkan nomor peserta UKG dan tanggal lahir GTK tersebut (DDMMYYY).
b. Centang Box pada tulisan Saya Bukan Robot.


Langkah selanjutnya : 
a. Tekan Register pada tulisan yang berkolom biru.
b. Cetak tanda PERSETUJUAN


Lalu simpan tanda bukti persetujuan dengan bentuk file PDF


Setelah berhasil registrasi dan menyimpan tanda bukti regristasi tersebut, tekan (Kembali ke Login)  di pojok kiri bawah. Kemudian langkah selanjutnya adalah :
  1. Masukkan Email dan Kata Sandi yang telah diperoleh.
  2. Tekan Login.
  3. Edit Mata Pelajaran pada kotak disamping kanan, pada Jenjang Mapel dan Nama Mapel.

    4. Pilih Mata Pelajaran yang sesuai, kemudian SIMPAN

    5. Setelah berhasil melakukan Data Perubahan Ajuan, silahkan Cetak data tersebut.



    6. Simpan dan cetak tanda bukti perubahan data tersebut dan silahkan bawa ke Admin PKB               Dinas Pendidikan setempat untuk di Aktivasi.Bubuhkan Tanda Tangan GTK Pendidikan                 Agama dan Tanda Tangan Kepala Sekolah beserta cap stempel.


Demikian langkah langkah registrasi dan login SIMPKB untuk Guru PAI, semoga bermanfaat. 

Untuk sementara kita laksanakan proses registrasi dan simpan data, karana sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut dan kita ikuti perkembangan ke depan tentang SIMPKB, karena di kemenag juga diberlakukan adanya SIMPAI khusus Guru Pendidikan Agama Islam di naungan Dinas Pendidikan.
sebuah kondisi dilema bagi Guru Pendidikan Agama Islam karena ada dua aplikasi untuk menguji kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam.
Semoga Allah memberikan petunjuk dan kemudahan bagi kita semua. Aamiin

*A.R.A*




Dalam rangka untuk menjadi Guru Profesional maka setiap penerima tunjang profesi guru (TPP) GPAI harus membuat laporan kinerja Guru sebagai pertanggung jawabannya atas pelaksanaan pembelajaran yang sudah dilaksanakan di lingkungan sekolah masing masing. laporan ini terkait sebagai bentuk evaluasi dan pelaporan pada Kemenag melalui Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI), dan laporan ini dilaksanakan pada akhir semester.
Laporan Kinerka Guru Pendidikan Agama Islam Tingkat SD, SMP, SMA/SMK juga sebagai bahan bukti telah melaksanakan tugas dengan baik.
Untuk sementara saya berikan contoh laporan kurikulum KTSP, untuk pelaporan pada sekolah yang sudah melaksanakan Kur 13 nanti saya rilis pada postingan berikutnya.
Tidak ada gading yang tak retak, mohon maaf ketika format yang kami bagikan ada ketidak sesuaian dan ketidak cocokkan maka untuk penyempurnaan mohon disampaikan ke : kkgpailamongan@gmail.com

Semoga Bermanfaat

1. Contoh KTSP Semester Ganjil download DISINI

2. Contoh KTSP Semester Genap download DISINI

3. Contoh K13 Semester Ganjil download DISINI

4. Contoh K13 Semester Genap download

Instrumen Laporan Kinerja download DISINI



Rekoso: Cara Pandang atau Jalan Hidup?


Jaman cilik mbiyen aku rekoso mas, jebul wis tuwo yo iseh tetep rekoso
Kalau kamu pernah lewat perempatan kentungan di Jalan Kalurang, Yogyakarta, sedikit di sebelah selatan pom bensin ada gerobak kecil yang menyajikan masakan padang di trotoar. Buka mulai pukul 9 pagi sampai 12 siang. Pedagangnya adalah seorang manantan chief kapal pesiar yang memilih keluar untuk buka usaha sendiri. Ia berumur 50-an. Kalau beli makanannya, tentu saja kamu boleh mengklaim ‘beli masakan ala chief kapal pesiar’.

Beberapa hari lalu, saya mendatangi warungnya untuk beli masakan mantan chief itu. Pukul 9 lewat sedikit saya tiba. Sampai sana, pedagangnya sedang memasang tenda dan menata kursi untuk para pembeli. “Kok telat pak?” tanyaku. “iya mas, kesiangan tadi, badan rasanya capek”, jawabnya. Saya diam saja sejenak sambil melihat jalanan di sekitar. Tiba-tiba ia membuka obrolan.
“Rekoso mas nyepakke dodolan iki, mbiyen jaman cilik aku wis biasa urip rekoso, eh tuwone yo tetep rekoso mas” (rekoso mas menyiapkan jualan ini, dulu jaman kecil saya sudah biasa rekoso, eh sekarang tetap rekoso). Aku tak mengerti harus bilang apa kecuali merespon enteng, “justru nikmate urip iku ning rekosone sih pak” (justru nikmatnya hidup itu pada rekoso-nya sih pak). Tak tau apa yg dipikirkan bapak itu, yang jelas ia membalas dengan tersenyum.

Aku melihat kenyataan ini berbanding terbalik dengan ungkapan; jika kita bekerja keras sewaktu muda, ketika dewasa nanti tinggal menikmati hasilnya. Terdengar menjanjikan memang, tapi ternyata tak semua orang merasakan demikian, setidaknya oleh mantan chief itu.
Sekalipun kerja keras telah kita jalani sejak usia muda, tak selalu angan-angan untuk bersenang-senang tercapai di hari tua. Jika sedikit mengambil sudut pandang religius seperti yang pernah ditulis Weber dalam ‘The Protestant Ethic’, kerja keras semata-mata dilakukan dengan tujuan yang jelas, yaitu pengabdian Ilahi! sederhananya, bekerja adalah ibadah!
Dalam istilah jawa, kita mengenal ‘urip rekoso’. Artinya sebenarnya tidak sepadan  jika disamakan dengan kerja keras ala Weberian, karena rekoso lebih dekat kesannya dengan kerja ekstra keras dengan hasil jauh di bawah harapan, bahkan boleh dibilang susah payah namun minim hasil. Rekoso seperti yang diucapkan pedagang itu mungkin demikian. Ia bekerja susah payah, namun ya tetap ‘capek’ sampai sekarang.

Barangkali itu lebih menandakan sebagai jalan hidup yang [terpaksa] harus dijalani. Seperti yang kita pahami, boleh saja kita melihat kehidupan ini berjalan semata-mata sebagai sebuah pertukaran. Siapa yang menanam akan memanen, siapa yang menebar kebaikan akan memperoleh hasil baiknya. Tentunya siapa bekerja keras akan menikmati hasilnya. Tapi, siapa rekoso [mungkin] akan tetap rekoso.
Yogyakarta, 5 Maret 2014 sosiologis.com
SUMBER : klik disini  

lanjutan ...





Acara lain-lain yang pertama , pisah kenal operator SIMPATIKA dan dilanjutkan sosialisasi SIMPATIKA, disini disampaikan oleh Bapak Safuan Hadi selaku staf PAI yang baru tugas per 01 Agustus 2017, beliau menggantikan Ibu Widaturrohmah yang geser ke bagian yang lain. disampaikan beberapa hal diantaranya adalah untuk SKMT mulai semester ini menggunakan SKMT Online dari SIMPATIKA, tidak ada lagi menggunakan SKMT Manual seperti tahun tahun kemarin, untuk itu sangat ditekankan untuk segera mengaktifkan PTK dan segera dikerjakan S28 agar tidak tergesa gesa dalam pengerjaan nanti, dan juga untuk GTT dan GTY di lembaga masing masing, untuk segera dimasukkan Simpatika melalui pendataan baru, untuk hal teknisnya menunggu setelah konsultasi dengan dengan admin Simpatika dari Kanwil.

Cara Registrasi PTK Baru


PTK Baru


Sebelumnya, PTK baru mengunduh Formulir A05 (Formulir Registrasi PTK). Formulir tersebut diisi kemudian serahkan kepada Admin Madrasah atau Kepala Madrasah, dengan dilampiri:
  1. 1. Pas photo berwana ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar
  2. 2. Copy Kartu Keluarga
  3. 3. Copy Ijazah SD (Terendah)
  4. 4. Copy Ijazah Pendidikan Tertinggi
  5. 5. Copy SK Pengangkatan sebagai PTK di madrasah tersebut
A05 beserta lampirannya tersebut diserahkan kepada Operator PAI.

untuk formulis A05 klik disini






Acara selanjutnya adalah sosialisasi SIMPAI disampaikan oleh Pengawas PAI , SIM PAI adalah Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Agama Islam. semacam SIMPKB yang dilaksanakan oleh Kemdikbud, dalam hal ini banyak GPAI yang bingung dan bertanya apakah GPAI ikut SIMPKB di diknas?
Sesuai SK Menpan No 118/1996 Bab II pasal 3 ayat (1) Bahwa Tugas pokok pengawas Pendidikan Agama Islam adalah menilai dan membina teknis pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di sekolah umum, baik negeri maupun swasta serta ditunjang peraturan PMA nomor 16 tahun 2010 tentang pengelolaan  pendidikan agama pada sekolah, dari sini dapat diambil kesimpulan GPAI pola pembinaan di bawah naungan Kementrian Agama melalu Pengawas Pendidikan Agama Islam. untuk itu kemenag akan menerapkan SIMPAI dan yang menilai adalah PPAI yang terkait dengan angka kredit kenaikan pangkat dan sertifikasi, dalam hal ini yang diikutkan adala seluruh GPAI baik PNS maupun non PNS yang sudah terdaftar di SIMPATIKA yang didasarkan pada 6 kompetensi yang harus dimilik oleh GPAI diantaranya adalah :
1. Kompetensi Pedagogik
2. Kompetensi Kepribadian
3. Kompetensi Sosial Bermasyarakat
4. Kompetensi Profesional
5. Kompetensi Religius
6. Kompetensi Leadership

Kompetensi guru merupakan kemampuan seseorang guru dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban secara bertanggung jawab dan layak. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut guru untuk memiliki kompetensi pedagogis, personal, profesional, dan sosial.

Kompetensi guru menuntut pendidik untuk harus menguasai metode mengajar, menguasai materi yang akan diajarkan dan ilmu-ilmu lain yang ada hubungannya dengan ilmu yang akan diajarkan kepada siswa. Mempunyai kepribadian yang baik untuk agar menjadi teladan bagi siswa. Menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab. Juga mengetahui kondisi psikologis siswa dan psikologis pendidikan agar dapat menempatkan dirinya dalam kehidupan siswa dan memberikan bimbingan sesuai dengan perkembangan siswa.

Guru harus dituntut untuk menguasai IT karena nantinya SIMPAI mulai dari awal sampai pada proses guru PAI harus bisa mengakses sendiri bukan diwakilkan karena terkait dengan tes dan nilai.
Aplikasi SIMPAI saat ini belum diterapkan nantinya akan dimulai pada awal tahun 2018 halaman web yang nantinya dapat diakses adalah : gg.gg/form-GPAI-SD-Lamongan nantinya guru PAI akan dilatih bersama sama oleh instruktur SIMPAI Kemenag Kabupaten Lamongan

Acara terakhir adalah penanda tanganan SPJ pencairan Tri Bulan I dan II sampai selesai.

Terimakasih

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget